Assalaamu'alaikum. Selamat Datang di Website Eko Priyono, S.Kom, Gr. Semoga bermanfaat...

#Artikel

Browse More

#Soal-Soal

Browse More

#Musik Islami

Browse More

#Video Ceramah

Browse More

Rabu, 28 Januari 2026

Jejak Perjalanan dari Kota Budaya ke Kampung Tercinta



Perjalanan wisata ke Yogyakarta selama enam hari ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya sebagai seorang guru. Perjalanan dimulai dengan naik kereta api pulang-pergi, pilihan transportasi yang memberi ruang untuk merenung, membaca, dan menikmati waktu tanpa terburu-buru. Setibanya di Yogyakarta, saya membawa motor sendiri sebagai sarana utama mobilitas, karena bagi saya, menyusuri kota dengan motor memberikan kebebasan sekaligus kedekatan dengan suasana lokal yang tidak tergantikan.

Hari-hari awal di Yogyakarta saya manfaatkan untuk menikmati denyut kota yang selalu hidup. Malioboro menjadi tujuan utama, tempat bertemunya wisatawan dari berbagai daerah dengan pedagang lokal yang ramah. Saya berjalan menyusuri trotoarnya, menikmati suasana sore hingga malam, lalu melanjutkan ke Titik Nol Yogyakarta. Di sana, saya menyaksikan harmoni antara bangunan bersejarah, seni jalanan, dan percakapan hangat antar manusia—sebuah pembelajaran sosial yang nyata di luar ruang kelas.

Kunjungan ke Candi Prambanan menjadi momen reflektif tersendiri. Di hadapan bangunan megah peninggalan sejarah tersebut, saya kembali diingatkan tentang pentingnya ketekunan, kerja sama, dan visi jangka panjang—nilai-nilai yang juga selalu saya tanamkan kepada peserta didik. Dari Prambanan, perjalanan dilanjutkan ke Obelix Hills, menikmati panorama senja dari ketinggian. Langit yang perlahan berubah warna seolah mengajarkan bahwa setiap proses memiliki keindahannya sendiri.

Menggunakan motor, saya kemudian melanjutkan perjalanan ke Gombong, kampung halaman yang selalu menghadirkan rasa rindu. Perjalanan darat ini penuh cerita—melewati jalan panjang, desa-desa yang asri, dan suasana pedesaan yang menenangkan. Meski melelahkan, perjalanan ini menguatkan kembali ikatan batin saya dengan tanah kelahiran, tempat nilai-nilai kehidupan pertama kali saya pelajari.

Di sela perjalanan, saya menyempatkan diri ngopi di Oemah Dhuwur, sebuah tempat yang menghadirkan ketenangan sekaligus kehangatan. Secangkir kopi dan suasana yang sederhana menjadi ruang refleksi, mengingatkan saya bahwa kebahagiaan sering kali hadir dalam bentuk yang sangat sederhana. Tak lupa, saya menikmati bakmi Jawa dengan legen yang khas—rasa tradisional yang selalu membawa kenangan masa lalu.

Perjalanan ini tidak selalu mulus. Hujan turun deras di beberapa titik perjalanan, membuat pakaian basah dan jalanan licin. Bahkan, ada satu momen ketika motor yang saya gunakan sempat mogok di tengah perjalanan. Namun, dari situ saya belajar kembali tentang kesabaran, solusi, dan pentingnya saling menolong. Beberapa warga sekitar dengan sigap membantu, menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih hidup dan nyata.

Kehujanan dan motor mogok tidak mengurangi rasa bahagia, justru memperkaya cerita perjalanan ini. Yang paling berharga adalah kesempatan untuk bersilaturahmi dengan saudara di kampung halaman. Percakapan sederhana, canda, dan doa bersama menjadi penguat batin sebelum kembali menjalani rutinitas sebagai pendidik. Silaturahmi mengajarkan saya bahwa relasi manusia adalah sumber energi yang luar biasa.

Enam hari perjalanan ini bukan sekadar wisata, tetapi juga perjalanan pembelajaran. Sebagai guru, saya menyadari bahwa pengalaman hidup di luar kelas adalah bahan ajar yang autentik. Dari kereta, motor, hujan, hingga tawa bersama keluarga, semuanya menjadi pelajaran berharga tentang kehidupan. Yogyakarta dan perjalanan pulang ke Gombong telah memberi saya cerita, makna, dan semangat baru untuk kembali mengajar dengan hati yang lebih penuh.

Kisah Inspiratif Eko Priyono


Rabu, 20 November 2024

Resume Buku Berprestasi dan Berkarya melalui Media Sosial

 


Hasil Resume :

Buku ini membahas bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai platform untuk mencapai prestasi dan berkarya secara produktif. Penulis menjelaskan bahwa di era digital, media sosial tidak hanya menjadi tempat hiburan tetapi juga alat untuk membangun citra diri, memperluas jaringan, dan menciptakan karya yang bermanfaat.

Media sosial, seperti Instagram, YouTube, TikTok, dan LinkedIn, memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk menunjukkan bakat dan karya mereka kepada audiens global. Penulis menekankan bahwa dengan strategi yang tepat, media sosial dapat menjadi alat untuk Membangun Personal Branding, Menghasilkan Karya Kreatif, Mendukung Karier Profesional.

Hal yang juga penting dalam buku ini adalah, penulis memberikan langkah-langkah konkret untuk memanfaatkan media sosial secara efektif yaitu Kenali Platform, Konsistensi Konten, Gunakan Analitik dan Interaksi dengan Audiens.

Selain itu, dalam bermedia sosial kita perlu juga menjaga etika dan tanggung jawab. Etika dan tanggung jawab tersebut diantaranya adalah Menghindari Penyebaran Hoaks, Menggunakan Bahasa yang Baik dan Melindungi Privasi.

Buku ini juga menyajikan kisah sukses individu yang berhasil memanfaatkan media sosial untuk berprestasi, seperti Konten Kreator, Pengusaha Muda dan Profesional. Individu sukses tersebut cukup bisa menginspirasi pembaca dan pemula dalam bermedia sosial untuk meraih kesuksesan serupa.

Penulis tidak hanya memaparkan manfaat media sosial tetapi juga tantangannya, seperti kecanduan, tekanan sosial, dan komentar negatif. Buku ini memberikan solusi praktis, seperti: Mengatur Waktu, Fokus pada Kualitas dan Mengabaikan Negativitas.

Dari uraian tersebut diatas dapat diambil kesimpulan terkait dengan buku keren ini. Media sosial adalah alat yang sangat kuat jika digunakan dengan bijak. Buku ini menginspirasi pembaca untuk menjadikan media sosial sebagai platform untuk berkarya, berbagi ide, dan menciptakan dampak positif di masyarakat. Dengan kreativitas, konsistensi, dan etika yang baik, setiap orang bisa berprestasi melalui media sosial. Buku ini sangat direkomendasikan cocok untuk pelajar, mahasiswa, profesional khususnya guru, dan siapa saja yang ingin memaksimalkan potensi media sosial untuk berprestasi dan berkarya.

 

Kamis, 31 Oktober 2024

Ahmad Ya Habibi



 

Ya Habibal Qolbi

 



Ya Thoybah



 

Sholallahu 'ala Muhammad

 




Rabu, 30 Oktober 2024

Sholawat Tibbil Qulub Santri Njoso





 

Selasa, 29 Oktober 2024

Praktik Baik Pembelajaran Informatika

Ada yang tahu, berapa jumlah bahasa di dunia?

Demikian pertanyaan saya saat membuka kelas Informatika Level 7 Cordova. Beberapa siswa menjawab di angka ratusan bahkan ribuan. Namun belum semuanya tepat menjawab. Akhirnya ketika siswa diminta untuk mencari melalui search engine, mereka mendapatkan angka yang cukup menakjubkan, yaitu 7000-an. Tepatnya 7.164, bahkan ada yang mencapai 8.324 jika termasuk bahasa tutur dan isyarat. Ternyata mereka cukup terkejut karena tidak mengira begitu banyaknya jenis bahasa yang ada di dunia. Hal ini cukup menarik bagi mereka, sehingga merekapun cukup antusias ketika pembelajaran dimulai.

Pembelajaran Informatika kali ini adalah membuat aplikasi voice translator menggunakan aplikasi MIT.App Inventor. Dengan menyebutkan bahasa yang diucapkan, maka aplikasi akan mengeluarkan feedback berupa terjemahan atau translate dari kalimat yang diucapkan sesuai bahasa yang diprogramkan dalam aplikasi. Semua siswa diminta untuk membuat program dengan bahasa yang berbeda-beda, sehingga minimal ada 30 jenis bahasa sesuai jumlah siswa yang hadir hari itu.

Setelah proyek selesai, siswa sangat antusias untuk mencoba hasilnya. Apakah berfungsi atau tidak aplikasi tersebut. Mereka juga ingin mendengarkan bahasa yang mereka pilih. Mulai dari bahasa daerah seperti Sunda atau Jawa sampai bahasa negara lain, seperti Denmark, Uganda, Jepang dan lain sebagainya. Alhamdulillah, semuanya dapat berfungsi dengan baik dan bisa diterjemahkan sesuai bahasa yang diprogramkan.

Dengan pembelajaran yang cukup unik ini, siswa sangat antusias untuk bisa terus belajar. Bahkan beberapa siswa menginginkan nantinya untuk kuliah di universitas luar negeri. Dengan adanya bahasa yang berbeda-beda maka menambah khazanah pengetahuan dan rasa penasaran siswa untuk lebih maju dan meraih cita-citanya di masa depan. Apalagi bagi mereka yag memang menyukai bahasa bangsa lain terutama Bahasa Inggris. Ini sesuai dengan berbagai program kegiatan Darbi dalam mengeksplor kemampuan berbahasa siswa seperti Agora, Native Program, Darbi Literacy Act Festival (DLAF), Darbi Lintas Dunia (DLD) dan masih banyak lagi.

Pengalaman berharga dalam mengajarkan siswa membuat aplikasi Voice Translator ternyata dapat membangun semangat siswa untuk lebih menyukai berbagai bahasa melalui pembelajaran Informatika bahkan sampai mereka ingin kuliah di luar negeri. Hal ini sungguh diluar ekspektasi saya sebagai guru. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Sekali mengajarkan Informatika membuat siswa senang membuat coding dan pemrograman, senang berbahasa serta meningkatkan minat mereka untuk meraih salah satu mimpi mereka untuk kuliah diberbagai negara lain di dunia. Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan.

Rabu, 23 Oktober 2024

Pelatihan Menulis, Anugerah Indah disaat Lelah


Pelatihan menulis adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi dan ekspresi diri seseorang. Selain itu, pelatihan ini juga memiliki berbagai manfaat yang dapat dirasakan baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi. Berikut beberapa manfaat dari pelatihan menulis:


1. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi

Menulis bukan hanya soal merangkai kata, tetapi juga menyusun ide secara logis dan terstruktur. Melalui pelatihan menulis, peserta dapat belajar cara menyampaikan pemikiran mereka dengan lebih jelas dan efektif. Keterampilan ini penting dalam banyak aspek kehidupan, termasuk komunikasi di tempat kerja, presentasi, atau bahkan dalam percakapan sehari-hari.

2. Mengasah Kreativitas

Menulis mengajarkan kita untuk berpikir kreatif dan memecahkan masalah. Melalui proses penulisan, seseorang dipaksa untuk mengeksplorasi ide-ide baru dan mencari cara unik untuk mengungkapkan pandangannya. Pelatihan menulis juga sering mencakup latihan-latihan kreatif yang dapat merangsang otak untuk berpikir di luar kotak.

3. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis

Selama proses penulisan, penulis sering kali harus mengevaluasi kembali ide-idenya, melakukan penelitian, dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan akurat dan logis. Ini membantu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, terutama ketika seseorang belajar menganalisis informasi secara mendalam dan mengambil kesimpulan yang masuk akal.


4. Membantu Pengembangan Karier

Dalam dunia profesional, kemampuan menulis sering kali dianggap sebagai keterampilan yang sangat bernilai. Menulis laporan, email profesional, artikel, atau bahkan konten pemasaran memerlukan keterampilan komunikasi tertulis yang baik. Dengan mengikuti pelatihan menulis, seseorang dapat memperbaiki kemampuannya dalam berbagai jenis tulisan, sehingga menjadi lebih kompetitif di pasar kerja.

5. Menurunkan Stres dan Meningkatkan Kesehatan Mental

Menulis memiliki efek terapeutik yang diakui oleh banyak ahli. Proses menuangkan pikiran dan perasaan ke dalam tulisan dapat membantu seseorang untuk memahami dan mengelola emosi mereka dengan lebih baik. Dalam konteks pelatihan menulis, peserta sering diajak untuk menulis secara reflektif, yang dapat membantu dalam mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental.

6. Meningkatkan Daya Ingat dan Fokus

Menulis memerlukan konsentrasi penuh dan perhatian terhadap detail. Saat menulis, seseorang harus fokus pada tata bahasa, ejaan, alur, dan tujuan dari tulisan tersebut. Dengan sering berlatih melalui pelatihan menulis, daya ingat dan kemampuan fokus juga akan terlatih, yang bisa membantu dalam tugas-tugas lain di luar menulis.

7. Memperkuat Personal Branding

Bagi banyak orang, tulisan adalah cerminan dari siapa mereka. Melalui menulis, seseorang dapat membangun citra dan reputasi profesional yang kuat. Pelatihan menulis dapat membantu individu mengasah kemampuan ini, terutama dalam menulis artikel, blog, atau konten yang dapat memperkuat personal branding mereka di media sosial atau platform profesional lainnya.

8. Membuka Peluang Baru

Kemampuan menulis dapat membuka peluang karier baru di bidang jurnalistik, penulisan konten, penulisan kreatif, atau penerbitan. Bahkan di era digital ini, kemampuan menulis yang baik sangat diperlukan, terutama untuk menciptakan konten digital, artikel SEO, atau bahkan naskah untuk video dan podcast.

Kesimpulan

Pelatihan menulis memiliki dampak positif yang luas dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan keterampilan menulis yang baik, seseorang dapat berkomunikasi lebih efektif, berpikir lebih kritis, serta membuka lebih banyak peluang dalam dunia profesional. Selain itu, menulis juga memberikan manfaat psikologis dan kreativitas yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Pelatihan ini bukan hanya untuk mereka yang ingin menjadi penulis profesional, tetapi juga sangat berguna bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan literasi dan berkomunikasi dengan lebih baik dalam berbagai konteks.


Sumber: https://chatgpt.com/c/6718956f-9cd0-8010-ab01-2028173b082c

PELATIHAN MENULIS UNTUK GURU - 1 GURU 1 PRAKTIK BAIK


 PELATIHAN MENULIS UNTUK GURU - 1 GURU 1 PRAKTIK BAIK

Transform Your Writing Skills Today!


Dalam rangka DLAF guru dan merayakan hari guru nasional tahun 2024, SIT Darul Abidin mempersembahkan pelatihan menulis untuk guru pada: 

Rabu, 23 Oktober 2024.14.00-17.00wib.


✅ Membawa laptop

✅ Menyerahkan penugasan pre trip. Hanya sampai tahap eksplorasi. LK dapat diunduh di: 

https://aec.darulabidin.com/course/view.php?id=42 

✅ Praktik baik akan dibukukan

✅ Tulisan praktik baik akan dipamerkan dalam perayaan hari guru SITDA

✅ 30 penulis terbaik naskahnya akan diterbitkan. 

✅ 3 penulis terpilih akan mendapatkan hadiah langsung dari Direktur SIT Darul Abidin. 


Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakanmu di akhirat kelak Ali bin Abi Thalib


Ketika sebuah karya selesai ditulis, maka pengarang tak mati. Ia baru saja memperpanjang umurnya lagi Helvy Tiana Rosa


Ka. SDM & Ka. Litbang SIT Darul Abidin

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: ekopriyonooke@gmail.com

Our Team Members